Tiga pilar solusi pendanaan yang dirancang untuk mendukung setiap tahap pertumbuhan usaha Anda.
Dirancang untuk pelaku usaha mikro yang membutuhkan modal kerja cepat dengan persyaratan minimal.
Ideal untuk pedagang kaki lima, pemilik warung, pengrajin rumahan, dan pelaku usaha mikro lainnya yang membutuhkan suntikan dana untuk pembelian bahan baku, penambahan stok, atau perbaikan modal kerja. Proses pengajuan yang sederhana melalui aplikasi klikUMKM memungkinkan Anda mendapatkan dana dalam hitungan jam.
Solusi untuk usaha kecil yang siap mengembangkan kapasitas, menambah inventaris, atau memperluas pasar.
Cocok untuk pemilik toko kelontong, bengkel, konveksi kecil, katering, dan usaha kecil lainnya yang telah berjalan minimal 6 bulan. Dengan plafon yang lebih besar dan tenor yang lebih panjang, pinjaman ini memberikan ruang bernapas yang lebih luas bagi usaha Anda untuk tumbuh secara berkelanjutan.
Pendanaan strategis untuk usaha menengah yang siap melakukan ekspansi signifikan.
Ditujukan untuk usaha menengah dengan rekam jejak yang solid — seperti restoran, distributor regional, bengkel besar, dan manufaktur skala kecil. Pinjaman ini memberikan fleksibilitas maksimal dengan plafon hingga Rp 80 juta dan tenor hingga 180 hari, memungkinkan Anda merencanakan pertumbuhan bisnis dengan lebih leluasa.
Mengapa ribuan pelaku UMKM mempercayakan pendanaan mereka kepada kami.
Seluruh proses — dari pengajuan, verifikasi, hingga pencairan dana — dilakukan secara online melalui aplikasi klikUMKM. Tidak perlu kunjungan fisik ke kantor. Tidak perlu antre. Tidak perlu panggilan telepon yang mengganggu.
Sistem penilaian kredit kami menggunakan machine learning untuk menganalisis data Anda secara real-time. Hasilnya: keputusan pinjaman dalam waktu kurang dari 24 jam — tanpa kompromi terhadap akurasi penilaian risiko.
Data nasabah disimpan dengan standar keamanan perbankan. Kami tidak pernah membagikan informasi pribadi Anda kepada pihak ketiga tanpa izin eksplisit. Kepatuhan penuh terhadap regulasi OJK dan UU Perlindungan Data Pribadi.